Rakor TPID

PANGKALPINANG-Pada 20 Maret 2018 lalu,Biro Perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan Rakor TPID diwakili Drs.H.YULIZAR ADNAN,M.Si selaku Plt.Biro Perekonomian.Rapat dibuka langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dengan menyampaikan bahwa inflasi yang tinggi akan menyebabkan harga barang tinggi dan daya beli masyarakat menjadi rendah. Inflasi sangat dipengaruhi oleh pendistribusian barang. Pendistribusian barang yang panjang akan menyebabkan inflasi. Sehingga harus bekerjasama dengan Satgas Pangan dan diharapkan juga Kabupaten/Kota dapat melibatkan Satgas Pangan dalam pengendalian inflasi.

Dengan dilaksanakannya Rakor TPID se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018 ini, maka Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan Bupati/Walikota Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersepakat mendukung upaya Pencapaian Target Angka Inflasi secara Nasional Jangka Menengah, yaitu Tahun2019 – 2021 sebesar 3,5 ± 1%.Rapat ditutup oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai Plt. Kepala Biro Perekonomian dengan harapan agar masing-masing OPD beserta Kabupaten/Kota bisa bekerjasama dan saling koordinasi dalam pengendalian inflasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sumber: 
Biro perekonomian
Penulis: 
STEFFI
Fotografer: 
AQBAL
Editor: 
STEFFI
Bidang Informasi: 
Kominfo